VPS Murah

Google AdSense, Perbedaan Akun Hosted dan Non Hosted

Google AdSense, Perbedaan Akun Hosted dan Non Hosted – Pertama kali mengenal Google AdSense, saya sempat bingung dengan penggunaan istilah akun hosted dan non hosted. Namun lama kelamaan akhirnya mengerti juga.

Pada kesempatan ini saya akan share apa saja perbedaan Google AdSense akun hosted dan non hosted, agar sobat blogger pemula bisa menentukan daftar Google AdSense sebaiknya dengan cara yang mana.

Sebelum mengenal perbedaan akun hosted dan non hosted, sebaiknya kita pahami dulu apa itu Google AdSense?

Google AdSense adalah program periklanan pay per click (PPC) milik search engine terbesar yakni Google. Adversiser atau pengiklan memasang iklan di Google, kemudian iklan tersebut akan ditayangkan di blog publisher atau penayang iklan.

Publisher AdSense akan dibayar apabila ada pengunjung yang mengklik iklan dengan biaya per klik (BPK) yang bervariasi. Publisher sendiri tidak tahu akan dibayar berapa setiap klik iklan oleh pembaca, rata-rata pembayaran klik iklan untuk blog bahasa Indonesia berkisar antara $0,01 – %1 per klik. Untuk keyword tertentu pembayaran per kliknya bisa mencapai puluhan $.

Dengan pola pemasangan iklan seperti ini tidak ada pihak yang dirugikan, karena pengiklan tidak akan membayar apabila iklannya tidak diklik pembaca. Begitu juga bila ada kecurangan, pembayaran akan dikembalikan ke pengiklan sepenuhnya termasuk bagian Google.

perbedaan Google AdSense akun hosted dan non hosted

Google AdSense akun hosted dan non hosted

Awalnya saya sempat berpikir, kenapa tidak kita klik saja iklan di blog kita? Atau meminta teman untuk mengklik iklan sebanyak-banyaknya agar penghasilan AdSense cepat besar.

Itu adalah pemikiran yang keliru. Google dilengkapi dengan sistem canggih yang dapat mendeteksi dari mana sumber klik AdSense. Jika melakukan kecurangan seperti mengeklik iklan sendiri atau melakukan klik bertubi-tubi dari handphone atau komputer yang sama maka Google akan mengetahuinya dari IP Adress dan cara dia masuk ke blog. Akhirnya akun AdSense akan dihapus (banned) dan tidak bisa daftar AdSense lagi dengan email dan nama yang sama.

Klik AdSense yang sah adalah klik yang natural dan masuk ke situs web atau blog berdasarkan pencarian kata kunci di search engine (mesin pencari). Batas maksimal atau ambang normal jumlah klik iklan (RKT) adalah 5% dari total pengunjung. Misalnya jika hari ini ada 1.000 pengunjung, maka batas maksimal yang dianggap wajar adalah 50 klik. Jika lebih dari itu, Google akan mencari tahu dari mana sumber klik iklan tersebut dan penghasilan AdSense kita akan ditangguhkan.

Jadi kalau mau meningkatkan RKT atau CTR AdSense caranya adalah harus meningkatkan jumlah pengunjung blog dan menempatkan kode iklan di tempat yang potensial, misalnya di atas postingan, di bawah postingan atau di tengah postingan.

Baca : Cara menempatkan kode iklan Google AdSense di atas, tengah dan bawah postingan

Ingat bahwa penghasilan yang diperoleh dengan cara licik, uangnya tidak halal dan tidak akan berkah. Bermainlah AdSense dengan cara yang benar dan sesuai kebijakan pengiklan.

Silakan baca : 5 Cara terbaru meningkatkan pengunjung blog paling jitu

Google AdSense, Perbedaan Akun Hosted dan Non Hosted

Setelah memahami tentang Google AdSense dan aturan mainnya, kalau trafik website kita sudah banyak, kita bisa mendaftarkan blog menjadi publisher AdSense. Dalam Google AdSense dikenal istilah akun hosted dan non hested, apa perbedaannya? Silakan simak ulasan di bawah ini.

#1. Akun Hosted

Akun hosted adalah akun Google AdSense yang khusus ditayangkan di flatform milik Google seperti blogger dan Youtube. Untuk akun hosted, pendaftaran Google Adsense bisa langsung dilakukan di blogspot atau youtube.

Kelemahannya, iklan AdSense hosted tidak bisa ditayangkan di blog self hosted yang menggunakan CMS WordPress atau CMS lainnya dengan Top Level Domain (TLD) seperti .COM.

#2. Akun Non Hosted

Sedangkan Akun Non Hosted adalah akun Google AdSense yang bisa ditayangkan di blogspot, youtube, blog self hosted dengan CMS WordPress, Joomla, dan lain-lain, termasuk domain TLD.

Dengan demikian akun hosted memiliki kebebasan menayangkan iklan yang lebih luas, tidak terbatas pada produk Google saja.

Silakan simak: Cara daftar Google AdSense dan tips agar langsung diapprove. Dalam artikel tersebut dijelaskan secara rinci cara daftar google AdSense dari blogspot maupun non hosted.

Demikian ulasan tentang Google AdSense serta perbedaan akun hosted dan non hosted. Semoga bermanfaat.

Bagikan yuk!

Tinggalkan Komentar